andRyans webblog


[tips] Mengintip kondisi busi
09/23/2008, 6:43 pm
Filed under: Motor, Motor - Review Tips & Trick | Tag: ,

Percuma saja klo kita udah gonta-ganti part racing pengapian tapi kitanya sendiri g tau apakah kinerjanya sdh optimal atau blm. rugi dong sdh beli mahal2 tapi pemakainnya blm optimal, ya kan?
Pembakaran yang optimal berbanding lurus dengan efisiensi konsumsi bahan bakar yang diproses dan akselerasi dari motor itu sendiri.

Setiap settingan karburator kendaraan bermotor pasti berbeda2 ada yang mendapatkan performa yang seep alias ok bgt dan ada pula yang kurang seep, hal ini jg dipengaruhi pula oleh pilot jet dan main jet atau istilahnya bengkelnya spuyer..lantas bagaimanakah kita mengetahui apakah setingan motor kita sdh optimal atau blm? salah satu cara yang mudah adalah kita melihat kondisi pembakaran yang terjadi di ruang mesin kita dengan melihat kondisi busi.
1. Busi Overheat
Busi yang overheat akan kehilangan berglasir atau keliatan berpasir putih halus. Overheat disebabkan antara lain oleh panas yang terlalu tinggi dibanding tingkat kompresinya, saluran pembuangan (knalpot, muffler/silencer) yang kurang lancar, waktu pengapian tidak tepat (terlalu cepat) atau pendinginan mesin kurang memadai. settingan terlampau kering bgt, Coba ganti mainjetnya yang lebih besar dari ukuran yg sebelumnya

2. Busi Berkerak
Busi berkerak menunjukkan kurangnya kompresi yang menyebabkan sisa-sisa pembakaran menumpuk di kepala busi. Bisa disebabkan antara lain karena bahan bakar kurang bersih atau terlalu banyak timbal (lead). Ini bisa menyebabkan busi memanas hingga bisa terjadi pembakaran sebelum busi memercikan api.

3. Busi Baik (optimal)
Kondisi busi yang baik, dengan campuran dan waktu pengapian yang tepat, pembakaran sempurna (efisien) dan suhu yang tepat. Umumnya berwarna kemerah-merahan menyerupai warna batubata pada centre electrode. Pilotjet dan Mainjetnya tepat begitu pula settingannya.

4. Busi Berkerak dan Berminyak
Kerak yang berminyak menunjukkan masalah serius pada sirkulasi oli. Mungkin pada ring piston atau dudukan atau karet pada klep yang sdh aus dan harus segera diganti. Lapisan kerak yang berminyak ini konduktif dan bisa menyebabkan pengapian yang tidak tepat.

5. Busi Aus
Busi yang sudah aus atau sudah seharusnya diganti mulai bekerja tidak efisien dan mulai terlapisi oleh campuran bahan bakar dan sisa-sisa pembakaran, menyebabkan efisiensi busi berkurang dan gap kepala busi yang membesar membebani sistem pengapian secara berlebihan.

6. Busi Dengan Campuran Kaya
Campuran terlalu kaya (banyak bensin, sedikit udara) ditunjukkan oleh lapisan bubuk hitam,menandakan kondisi busi mungkin OK, hanya campurannya yang terlalu kaya. Periksa kembali seting karburator. Bisa juga spuyernya dikecilin lagi ukurannya dari sebelumnya.

Bila digambarkan busi mempunyai struktur seperti ini:

Disadur dari:
http://www.e-dukasi.net

Kaskus FR2 (oodiohutama)


1 Komentar so far
Tinggalkan komentar




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: