andRyans webblog


Denda Kendaraan Roda Dua (UU 22/2009)
09/10/2009, 2:06 am
Filed under: Motor | Tag:

Fantastis sekali melihat jumlah denda yang harus dikeluarkan pelanggar, semoga tidak menjadi lahan mata pencaharian si “petindak”. Bagaimana dengan angkutan umum “notabene” biang keladi kemacetan??? apakah bisa di tindak juga?

denda_r2


11 Komentar so far
Tinggalkan komentar

yo sik tertib, nak ra tertib siap2 duite akeh… he…

Komentar oleh slam

Pak, Polisi denda segitu terlalu berat untuk kalangan bawah,juga memicu antara pak polisi dan pelanggar sama-sama ingin damai, akhirnya masuk saku dong !!, saran nih!! kalau bisa disesuaikan dengan keadaan perekonomian diIndonesia sekarang ini,/ bila masuk saku pak Polisinya,di PECAT, ok

Komentar oleh keky wahono sukma

Kenapa ya dari dulu seperti tidak ada perkembangan pola pikir di tenaga2 polri dan penegak hukum lainnya ?dari dl selalu aja yg namanya hukuman identik dengan DUID !!! bikin SIM jg DUID !!! ngurus surat2 jg DUID !!! mending kl DUIDnya itu untuk sesuatu yg benar sebenar-benarnya, tp seringkali DUID2 itu dipake buat nyogok bikin SIM lah, praktek calo lah, praktek titip sidang lah.. ckckckckck..
kl saya rasa hukuman berbentuk DUID ini hanya akan membuat wibawa dan martabat polisi makin tidak terlihat. apa yg dilakukan polri saat ini blm bs membuat pengendara “Menyadari bahwa keselamatan itu penting dan itu menjadi tanggung jawab masing2 & bersama”, tapi hanya akan membuat para pengendara takut atau malas berurusan sm polisi karena takut habis DUIDnya.
kepada Polri saya minta maaf jika pernyataan saya disini menyakiti Polri, ini hanya suara hati dan pendapat saya aja, mudah2an kepolisian bs menjadikan ini masukan dan membuat langkah2 yg lebih persuasif. Polri memperbaiki dirinya dulu (bersihkan calo, pungutan liar pembuatan SIM, titip sidang, dll), dan para pengendara (terutama diri saya pribadi) sebaiknya mulai introspeksi diri, terutama dengan gaya berkendaranya, ingat keselamatan itu mahal harganya, biarlah lebih lambat dan lebih repot (gunakan perangkat2pengaman yg cukup, eg: Helm, spion, dll) sedikit, yang penting kita dan org lain selamat. amin.
Kepada TS, terima kasih ya infonya.

Komentar oleh Panji

piyh larange gak malah didokne regane malah diundakne………………polisine kok ngono to la we yo opo duwe motor motow ae disilii….

Komentar oleh khotob+-

di Kab. LUWU UTARA Polantas sering melakukan Razia di tempat yg tidak semestinya.. Mis : Tikungan, Tanjakan dan tidak pasang Rambu sebagai mana di amanatkan.. (model jebakan)

Komentar oleh rahmat

pasal 107 UU 2009 …. lebih lucu dari SRIMULAT dan melawan HUKUM ALAM… di lapangan aparat juga merupakan pelanggar terbesar

Komentar oleh rahmat

Pak Polisi, Saya mendukung untuk UU 22 2009, tindak tegas para pelanggar lalu lintas. jangan pandang bulu, bravo Polantas

Komentar oleh syukur

Saya mendukung sekali kalau dilaksanakan secara konsekwen, khususnya di Pekanbaru, Riau. setiap pagi saya lihat siswa/i yang berangkat kesekolah tidak memakai helm dan kelengkapan lain. yang lebih parah lagi mereka kebut-kebutan dan membahayakan orang lain. kepada Bapak Polantas mohon untuk selalu menjadi perhatian.

Komentar oleh Abdullah

terlalu banyak aturan, makin bnyak sdh musuhnya kepada masyarakat, dmana citranya kl mau baik kl kaya gt

Komentar oleh agus

Kayak daftar harga di swalayan….. hehehehheh

Komentar oleh sign

gak fantastis jugak. kadang orang indonesia klo gak ditegasi gak mempan. asal konsekuen,gak papa. Gak konsekuen pun bukan brarti trus dibiarkan. kbanyakan ” gak ” nya ya..???

Komentar oleh yogi




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: