andRyans webblog


Di tilang versi 2 (Slip merah)
05/13/2014, 11:08 am
Filed under: Personal News | Tag:

Kejadiannya 3 minggu lalu di bypass deket prumpung Jaktim, lagi asyik-asyik nikmati minggu pagi yg cerah tiba2 di depan ada razia. Salah satu polisi langsung nunjuk (kaya nyetopin angkot) tanda motor saya di suruh minggir.

Pak Polisi bilang kalo lampu utama tidak nyala, sambil menunjukan kertas semacam brosur menyebutkan denda Rp.250.000,- ketahuan yah… berharap banget si pelanggar takut melihat nilai tsb akhirnya mengajak damai. Sedangkan kalo kita melihat pasal yang di rujuk:

Pasal 107 (2):Pengemudi Sepeda Motor selain mematuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib menyalakan lampu utama pada siang hari. Denda maksimal Rp. 100.000,- (Di Pengadilan cuma bayar Rp. 40.000,-)

Saya berdalih kalo motor saya pasang lampu DRL (Daytime Running Light)  yang siang hari sinarnya sama terang seperti lampu utama. DRL di motor saya terdiri dari lampu senja + lampu sein kiri kanan (saya modifikasi dengan bantuan regulator), sehingga apabila sein menyala tetap akan berkedip. Tetap saja pak polisi coba menghindar dan tidak meladeni pembelaan saya, yah ini sih ketahuan mereka sepertinya mau ngajakin damai. Sebelum mereka nawarin opsi itu saya langsung tegas bilang “TILANG PAK, SLIP MERAH !!!” (mengakui kesalahan).

Surat tilang dapat, saya berlalu dari para pak polisi dengan senyum dan bersiul-siul. Apa respond mereka? Pada bengong cuy, hahahahahha….. dalem hati mereka mungkin “ini orang aneh di tilang kok seneng”, dalam hati saya juga seneng uang tilang masuk ke kas Negara

kejari-jaktimSeperti pengalaman sebelumnya, saya ogah ikut sidang yang lumayan habiskan waktu 1-2 jam di tambah semrawut dan calo di mana-mana (katanya)….. 2 minggu setelah tanggal sidang saya mendatangi kejaksaan negeri Jakarta timur di Jl. DI Panjaitan (loket nya sepi & cepat), buka loket jam 08.30 langsung minta nomor antrian, sekitar 5 menit nunggu di panggil sama petugas dan bayar Rp.50.000 untuk pelanggaran pasal 107 (2). Lebih mahal Rp.10.000? konon katanya ini karena kita ambil di Kejari yg notabene ada biaya admin (mungkin akomodasi perjalanan surat-surat dari pengadilan negeri ke kejari)

Hikmah nya:

  • Tertib lah lalu lintas (walau terkadang ada juga petugas yang pinter ngeles dan cari-cari kesalahan pengendara).
  • Jangan takut di tilang, biaya tilang tidak seseram yang di tunjukan petugas. Biaya yang di tunjukan petugas adalah denda tilang MAXIMAL.
  • Kalo di luar kota bagaimana? Persiapkan kendaraan dan patuhlah terhadap lalin. Yah kalo kita tetap kena di isengin catat nama petugas dan kalo perlu kita foto lalu laporkan ke PROPAM.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: