andRyans webblog


Setting Korek Harian Yamaha X-RIDE (Mio Series), O2 Manipulation Cheetah power- 2
06/22/2014, 1:58 am
Filed under: Iklan & Review, Motor, x-ride | Tag: , ,

cp-o2-1Lanjut lagi nih dari settingan sebelumnya, setelah muter-muter di berbagai forum dan coba bersemedi akhirnya di putuskan tidak membeli ECU atau Piggyback. Apalagi milih ECU BR* yang menurut saya terlalu banyak settingannya dan timing nya sudah advance, rasanya akan susah untuk setting karena kebelutan waktunya juga ngga ada.šŸ™‚ Mau pilih merek lain kok berasa sayang ya duitnya walau sebenernya duit nya ada (bela2in jual lensa kamera hahahahahha…………) disamping tujuan modifikasi ini hanya lebih ke STATUS saja (yang penting tahu rasanya).

O2 Manipulation Cheetah Power, ini yang saya pilih sebenernya saya sudah pakai 1 tahunan yang lalu di piaggio liberty 150ie. Instalasinya cukup simple karena cuman ada 2 kabel (1 kabel di paralel ke kabel sensor O2, 1 kabel (hitam) ke massa atau negatif (-) aki dan setingannya pun simple juga karena cuma ada 2 mode yaitu: Mid-High (8 step) dan Low-Mid (15 step).

cp-o2-2Selesai terpasang, settingan langsung di set ke Mid-High 5, Low-Mid 5 (baca: 5-5), dipilih karena rata-rata di rekomendasikan seperti itu. Ya sudahlah seperti biasa di setting sekalian PPĀ kantor-rumah. Selama perjalanan beberapa kali saya coba ganti-ganti settingan dan menurut membuat saya heran dan penuh tanya kenapa???

  1. Low-Mid (Step 1)
    • 5-5. Gejala nembak lumayan berkurang, namun tarikan berasa kosong alias ga berisi/padat
    • 5-6, 5-7 dan 5-8. Gejala nembak nambah
    • 5-9. Gejala nembak sama seperti di atas namun tarikan lumayan agak padat/ngisi
    • 5-10 dan 5-11. Gejala nembak lumayan berkurang sedikit, idle motor tidak stabil
  2. Mid-High (Step 2)
    • 6-4. Tarikan seperti settingan 5-5, namun tarikan tengah ke atas sedikit lebih padat
    • 6-9, 7-9. Gejala nembak nambah lagi dr settingan Low-Mid
    • 4-9. Tarikan seperti settingan 5-5, namun atasnya lebih padat sedikit di banding 6-4

cp-o2-3Sampai rumah coba langsung bongkar busi karena sepertinya dengan kondisi settingan di atas tetap berasa kekeringan. Hasilnya? beneran kering alias pasokan bensin kurang. Bermodalkan patokan settingan sebelumnya dari 4-9, langsung naik ke 4-12. Hasilnya? Ok lah saya pikir ini yang terbaik karena berasa banget torsi dan powernya, lebih baik sebelum menggunakan CP ini.

Tapi tetap rasa penasaran tetap ada, akhirnya minggu pagi ini langsung ke beres Yamaha untuk minta naikan CO (bayar 25 rb) ke +6. Karena setting CO berubah harus di setting ulang kembali namun berpatokan pada settingan sebelumnya.

  1. 5-5.Ā Tarikan lebih baikĀ di banding CO +4, gejala nembak juga berkurang
  2. 4-7. dan 4-9. Gejala nembak nimbul kembali
  3. 4-6. Gejala nembak seperti pada 5-5
  4. 6-9. Finally ini menurut saya settingan terbaik hasilnya padat berisi dan cek kondisi busi pun sudah bagus.

Akhirnya saya sudahi saja hasil setting regulator ini dengan mengambil kesimpulan dengan tanda tanya:

  1. Apakah regulator ini untuk setting air flow? sama seperti di karbu? cuman istimewa kita bisa setting Mid-High dan Low-Mid
  2. Ada yang bilang bahwa modul ini untuk setting AFR, apakah benar?
  3. Tetap harus setting CO manual di beres kemudian di maksimalkan kembali dengan Regulator
  4. Gejala nembak bisa di sebabkan karena mesin kekeringan atau bisa juga kebasahan karena ada nya sisa bensin

Ke-empat poin tsb di buktikan juga oleh BUSIĀ karena tidak ada perubahan dari kondisi sebelum atau sesudah memakai regulator ini. Terlepas dari hasil ini semua saya rasa dengan harga 150rb cukup pantas untuk memakai regulator ini karena lumayan untuk dapat memberikan settingan yang lebih baik (poin 7 skala 10).

Settingan ini belum tentu pas di aplikasikan di mio series injeksi walau secara spec sama dengan motor saya, yang dapat di gunakan adalah gambaran/logika settingnya. Jika nantinya saya meng-aplikasikan cam racing tentunya harus kembali setting CO dan setting Regulator kembali.

Semoga ada pihak CP yang berkenan berkomentar, justru akan menambah nilai plus lagi dan tentunya siapa tahu dapat dimaksimalkan kembali.

Pembuktian: Dengan ECU standar, saya dapat menikmati motor kohar dengan rasa standar namun torsi dan power melimpahšŸ™‚


8 Komentar so far
Tinggalkan komentar

Ta kirain udah gak banyak stel-stel lagi plus coba-coba alias PnP pasang langsung greeeng ….jalan? Mana harus setting standard lg ke beres. Pusing jg

Komentar oleh standart aja

untuk r25 ..
setting step mana yang sesuai ?
respond please ..

Komentar oleh khairulamri91

Iya betulšŸ™‚

Komentar oleh andryans

apa makna 6-9 ..
mid-hi step 6 .. low-mod step 9 ..
itu makna nya ya ?

Komentar oleh khairulamri91

apa makna 6-9 ?
mid-hi 6 .. low-mid 9 ..
itu makna nya ya ?

Komentar oleh khairulamri91

apa maksud 6-9 ?
mid-high step 6 ,, low-mid step 9 ..
itu maksud nya ya ?

Komentar oleh amri

Maaf yaa mas,cuma nambah nambah ilmu aja nih hehe
O2 sensor manipulator cheetah power itu di desain sebenernya untuk nipu ecu biar nambah/kurang semprotan bensin aja.bukan nambah angin kaya dikarbu sih
sepembelajaran saya,angka 1 itu nilai tahanannya besar,mengecil terus sampe ke 15 di low-mid,begitu juga di mid-hi
makin besar tahanan,ecu bakal ngebaca O2 sensor kalo mesin itu kekeringan.jadi naikin step itu bukannya nambah kucuran bensin,malah bikin kucuran bensin jadi dikit.karna tahanannya makin kecil.mesin ngebaca oh ini kebasahan.akan terus dikeringin deh sama mesin,injektor diet suplay bensin
Kalo misal masih nembak,coba di turunin stepnya.karna mesin akan suplay bensin lebih,karna mesin ngedetek kekeringan.
itu aja sih masukannya.bukannya menggurui yaa hehe sepengalaman dan belajar dari bukuaja.oia masukan lg mas,sebenernya injektor standar bisa kok ngelayanin sampe mesin di bore up155cc

Komentar oleh jerangkong117

[…] tetap masih nyala dan sepertinya ngga ngaruh. Dugaan karena kabel gas macet atau karena pemasangan Regulator O2 Cheetah Power tidak benar (ada kabel yang terlepas/longgar) . Setelah di urut satu persatu masalah hilang…. […]

Ping balik oleh Pasang Throttle Body (TB) Xeon RC di MIO Series | andRyans webblog




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: